Pages Navigation Menu

Jadilah Pendengar yang Baik

Jadilah Pendengar yang Baik

Ada cerita dan analogi menarik tentang judul artikel ini, Jadilah Pendengar yang baik. Mari kita simak bersama-sama.

Suatu hari dua orang tuli sedang menunggu di sebuah halte bus. Mereka tidak saling kenal dan kebetulan berdiri bersebelahan. Karena sudah mulai bosan, seorang diantara mereka kebetulan memiliki ide untuk memulai percakapan. Lalu ditepuknya pundak orang tuli di sebelahnya.

Ibu : “Pak, itu benjolan di di muka bapak itu, namanya jerawat ya?”

Bapak : “Oh… Bukan bu… Ini namanya jerawat…”

Ibu : “Ha…ha…ha… Maaf pak… Saya kira itu jerawat…”

Bapak : “Iya sih, memang banyak yang tidak tahu kalau ini jerawat bu…”

Ibu : “Iya…ya… Kalau orang nggak tahu bisa disangka

Kita semua mungkin tertawa atau hanya tersenyum-senyum saja membaca cerita di atas, atau bahkan ada yang sampai tertawa terpingkal-pingkal.

Tanpa kita sadari, inilah yang sedang terjadi di sekitar kita. Banyak orang mulai tidak peka dalam mendengar. Atasan tidak mau mendengar bawahan, bawahan malas mendengar atasannya, suami tidak mau mendengar istri, orang tua tidak mau mendengar anaknya, murid tidak mau mendengar gurunya, guru tidak mau mendengar muridnya, mahasiswa tidak mau mendengar dosennya, dosen tidak mau mendengar mahasiswanya, dan berbagai contoh kejadian-kejadian yang lain.

Dalam komunikasi, mendengar adalah sebuah elemen yang sangat penting. Ketidakmampuan kita dalam mendengar orang lain seringkali menjadi salah satu penyebab utama hancurnya sebuah hubungan. Hubungan apapun, entah keluarga, persahabatan, persaudaraan, dan lain-lain. Bukankah kita sudah sering mendengar pertanyaan “Mengapa Tuhan menciptakan 2 telinga dan hanya 1 mulut?” Yup! Supaya kita lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Rekan-rekan semua, ingatlah. Kita tidak hidup sendirian di dunia ini. Kita adalah mahluk sosial yang mempunyai kebutuhan untuk saling diperhatikan dan didengarkan. Lantas, mengapa kita tidak belajar menjadi pendengar yang baik?

Percayalah hidup akan terasa lebih indah jika kita membiasakan mulai dari saat ini dan seterusnya menjadi pendengar yang baik, karena hubungan dan interaksi kita dengan orang lain sangat berkualitas.

Selamat dan jadilah pendengar yang baik !

Silakan Bagikan Artikel IniShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageShare on LinkedInPin on Pinterest