Pages Navigation Menu

Komunikasi Dengan Anak Usia Sekolah

Komunikasi Dengan Anak Usia Sekolah

Menjadi orangtua adalah impian bagi semua orang, dan setiap orang tua pastinya mempunyai harapan memiliki anak yang baik dan berbakti kepada orangtua. Menariknya, menjadi orangtua tidak ada sekolah atau kampusnya secara khusus yang mengajarkan bagaimana menjadi orangtua yang baik, termasuk bagaimana caranya komunikasi dengan anak usia sekolah secara efektif.

Usia sekolah adalah masa-masa dimana anak kita mengalami perubahan cara pandang. Dan usia sekolah identik dengan sebutan Remaja.

Apakah Anda tahu bahwa remaja adalah usia di mana  orang tua dan remaja mulai memisahkan dan menentukan ulang bentuk hubungan / interaksi satu sama lain? Dan dalam kondisi hal seperti ini konflik menjadi sebuah pilihan. Para ahli komunikasi menyarankan agar orang tua berusaha untuk mempertahankan agar jalur komunikasi tetap terbuka, dan saat yang sama  masih terus menghormati  transisi pertumbuhan yang anak Anda alami.

Berikut ini ada beberapa tips bagi orangtua khususnya kita sebagai ibu dalam berkomunikasi dengan anaknya yang sudah beranjak dewasa. Apa saja tips-tips nya? Mari kita simak bersama-sama :

  1. Hindari konflik yang tidak perlu

Orang tua mudah untuk terjebak dalam konflik tentang hal-hal mungkin dianggap remeh. Misalkan bertengkar tentang ‘bentuk tas seperti apa yang dibawa ke sekolah’, jenis sepatu apa yang sebaiknya dipakai pada saat undangan acara pernikahan, dsb. Berkonfliklah dengan baik kepada hal-hal yang sangat esensial yang bisa merugikan si orangtua dan anak. Seperti penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol, kehadiran sekolah, dan pilihan-pilihan berbahaya lainnya.

  1. Negosiasi, akomodasi dan Kompromi

Anda sebagai orangtua tidak harus melakukan semua ini sekaligus, tapi 3 hal ini adalah bagian dari teknik resolusi konflik. Tentu ini hanya bisa terjadi kalau komunikasi bisa dilakukan dengan tenang dan tidak tegang. Belajar berpikir untuk menempatkan posisi kita sebagai sahabat adalah jalan yang terbaik.

  1. Pilih kata-kata Anda dengan hati-hati

Aturannya pada saat berkomunikasi dengan anak remaja Anda adalah lakukan seperti yang Anda katakan pada orang dewasa lain yang anda hormati. Ini jauh lebih mudah diucapkan daripada dilakukan karena mereka pasti tidak akan selalu bertindak atau berbicara seperti orang dewasa kepada Anda. Namun, minimal kita memberi tanda bahwa kita menghormati persepsi dan kehendak mereka, walaupun tidak semuanya akan kita setujui.

Semoga tiga tips bagaimana caranya komunikasi dengan anak di usia sekolah diatas menjadi solusi buat Anda sebagai orangtua dan calon orangtua tentunya.