Pages Navigation Menu

Membangun kepercayaan diri dalam komunikasi

Membangun kepercayaan diri dalam komunikasi

Kita meyakini diantara kita pasti pernah punya pengalaman sesekali waktu tidak percaya diri. Pada saat itu, mungkin. Kita sulit dan susah sekali membangkitkan kepercayaan diri sewaktu memang kita benar-benar membutuhkan.

Sehebat dan setenar apapun dia, sejago dan seahli apapun orang tersebut, pengalaman tidak percaya diri kadang-kadang menghantui dan menggerayangi diri setiap orang. Ada perasaan minder dan tak mampu untuk menunjukkan siapa diri kita.

Baiklah, kami akan share bagaimana caranya membangun kepercayaan diri dalam komunikasi ?

Ada beberapa latihan sederhana yang dapat dipraktekkan untuk mengatasi rasa ketidakpercayaan diri kita pada saat kita berkomunikasi. Berikut kami sampaikan tiga cara membangun rasa percaya diri yang tak tergoyahkan.

 

  1. Postur Tubuh Sangat Mempengaruhi

Ada ungkapan yang sering saya ucapkan pada sesi di kelas-kelas pelatihan saya tentang komunikasi, terkait tentang postur mempengaruhi kepercayaan diri, “Emotion create Motion and Motion create Emotion”. Selintas ini tak memiliki hubungan dengan rasa percaya diri yang kita bicarakan ini, tetapi sebenarnya bagaimana sikap duduk atau berdiri kamu, mengirimkan pesan tertentu pada orang-orang yang ada di sekeliling kamu. Cobalah perhatikan cara jalan kamu, cara kamu bersalaman, cara kamu menatap  lawan bicara kamu apakah sudah menunjukkan sikap percaya diri? Kalau belum, marilah kita rubah. Tidak ada kata terlambat kan dengan yang namanya perubahan?

Coba latihlah dimulai dari cara jalan kamu! Apakah tubuh tegak, tatapan mantap ke depan atau tatapan kamu masih melihat kebawah? Coba tegakkan tubuh kamu, pundak kamu. Dan tatap ke depan lurus. Dan usahakan berjalan lebih cepat dari biasanya. Cobalah, dan rasakan perubahan emosi yang kamu rasakan seketika.

 

  1. Ingat Kembali Momentum Saat Kamu Merasa Percaya Diri

Jika perasaan down (percaya diri berkurang) merajalela kedalam diri Anda. Segera mungkin akses kembali pengalaman masa lalu Anda ketika Anda sedang percaya diri. Misalkan ketika Anda pernah mendapatkan rangking di sekolah dan Anda diberi pujian oleh orang-orang yang Anda cintai. Atau ketika Anda memenangkan lomba atau kompetisi di masa kuliah dulu.

Karena percaya diri adalah perasaan. Maka ingat kembali momentum perasaan yang sama. Mulai sekarang cobalah, dan lihatlah sendiri perubahannya.

 

  1. Jaga Self-talk kita

Menurut para ahli, self-talk kita setiap hari bermunculan sekitar 60.000 kali kita berbicara dengan diri kita, entah negatif atau positif. Begitu banyaknya komunikasi yang terjadi dalam diri kita. Nah, yang harus kita lakukan adalah menjaga self-talk kita dari self-talk – self-talk negatif. Bagaimana caranya? Ada sebuah teknik yang sederhana yang bisa kita terapkan, namanya teknik ‘Batal – ganti – latih’.

Bagaimana menerapkan tehnik ini? Contoh ada self-talk negatif yang muncul, langsung kita bilang batal-batal-batal… Setelah itu ganti self-talk yang positif. Dan di latih terus-menerus. Tehnik ini salah satu jurus ampuh untuk menjaga self-talk.

Semoga tips-tips diatas bisa menjadi solusi untuk kita semua dan tentunya dapat dipraktekkan didalam kehidupan sehari-hari pada saat situasi dan kondisi dibutuhkan.

Selamat mencoba!

Silakan Bagikan Artikel IniShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageShare on LinkedInPin on Pinterest