Pages Navigation Menu

Bersyukurlah akan Kutambah Nikmatmu

Bersyukurlah akan Kutambah Nikmatmu

“Kalau kita bersyukur maka nikmat kita akan di lebihkan, kalau kita tidak bersyukur (kufur) maka azab akan sangat pedih”. Sepotong ayat dari Al-Quran ini menjadi pegangan pernyataan Tuhan, bahwa bersyukurlah akan kutambah nikmatmu.

Yah aktifitas bersyukur di era zaman ini semakin penting dan berguna. Apa pasal? Tentu saja, rutinitas yang setiap hari menyita waktu kita, deadline yang serba menjadi kegiatan sehari-hari kita, dan teknolgi informasi yang semakin hari semakin menghiasi hari kita. Dengan otomatis, waktu untuk diri kita kepada Tuhan kita seringkali terbengkalai.

Banyak persepsi yang berkembang di buy viagra tengah-tengah kita, bahwa bersyukur itu adalah sesuatu hal yang kita lakukan untuk Tuhan. Hei… benarkah seperti itu? Ternyata rasa syukur ini bagus untuk kesehatan fisik dan mental kita lho. Bayangkan kalau setiap hari, Anda mengalami depresi, stress, dan keputusasaan. Kira-kira fisik seperti apa yang Anda dapatkan dengan mengalami hal-hal tersebut? Anda sudah bisa menebak jawabannya kan?

Berikut ini adalah analogi tentang pentingnya bersyukur. Mari kita simak bersama-sama.

Seorang mandor bagunan yang buy modvigil
berada di lantai 5 ingin memanggil pekerjanya yang lagi bekerja dibawah. Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaanya dan bisingnya alat bangunan…

Sang mandor terus order phentermine online berusaha agar si pekerja mau menoleh keatas, di lemparnya uang 1000an yg jatuh tepat di sebelah si pekerja. Si pekerja hanya memungut uang Rp 1000 dan melanjutkan pekerjaanya. Sang mandor akhirnya melemparkan Rp 100.000 dan berharap si pekerja mau menegadah sebentar ke atas…

Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan uang 100.000 dan kembali bekerja. Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yg tepat mengenai kepala si pekerja.

Merasa kesakitan akhirnya si pekerja menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor.

Cerita tersebut diatas sama dengan kehidupan kita. Tuhan selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk bekerja. Kita diberi rezeki sedikit maupun banyak, sering kali kita lupa untuk menengadah bersyukur.

Jadi jangan sampai kita mendapatkan batu kecil agar kita mau menoleh kepada Tuhan. Selamat mensyukuri semua hal yang terjadi pada kita.

Silakan Bagikan Artikel IniShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageShare on LinkedInPin on Pinterest