Pages Navigation Menu

Menentukan Visi Hidup

Menentukan Visi Hidup

Siapa diantara Anda yang tidak mempunyai visi? Bagaimana caranya menentukan visi hidup? Seharusnya memang kita sebagai individu atau berorganisasi, memiliki visi kan?

Lalu, mengapa kita harus mempunyai visi? Jawabannya adalah agar kita tahu strategi yang pas dan terarah untuk bisa kita jalani dengan sepenuh hati. Sepenting itu visi dan strategi, dua hal ini satu paket yang harus kita miliki. Visi tanpa strategi seperti kita bermimpi di siang bolong. Akan tetapi strategi tanpa visi, layaknya kita naik taksi tanpa tujuan yang jelas.

Sebagai individu dan organisasi, wajib sekali memiliki visi dan strategi. Dalam teori manajemen ada rumus sederhana tentang visi dan strategi ini, yaitu SMART : Spesifik. Visi boleh besar tapi spesifik, agar strategi dapat dengan mudah dirumuskan. M : Meaningful, artinya visi harus sungguh-sungguh berarti bagi individu atau organisasi tersebut, ada juga yang mengatakan Measurable, artinya dapat diukur. Ini jelas kaitannya dengan strategi. Strategi yang baik harus terukur dengan jelas. A : Achievable, merasa dapat dicapai. Bayangkan jika kita mempunyai visi, tapi kita tidak merasa ini dapat dicapai, lalu apa kata dunia? R : Resourche, pada saat merumuskan visi dan strategi kita pun harus paham tentang sumber daya yang mendukung agar visi ini terwujud. Dan terakhir adalah T : Timeline, strategi harus mampu mengukur waktu kapan tercapai visi tersebut. Tidak abu-abu, semua harus clear.

Jika semua sudah dijalankan, saat nya kita beraksi. Menjalankan yang menjadi visi dan strategi kita. Kesuksesan tinggal tunggu waktu saja.

Selamat bervisi dan berstrategi ria, tentunya beraksilah dengan sepenuh hati.