Pages Navigation Menu

Mental Menjadi Motivator Muda

Mental Menjadi Motivator Muda

Pada kesempatakan kali ini, saya akan memaparkan  beberapa sikap mental menjadi motivator muda. Yah mental ini benar-benar sangat diperlukan ketika Anda ingin membangun karir menjadi motivator muda. Apa saja mental-mental tersebut? Mental itu bernama MIRACLE. Apa itu MIRACLE? Mari kita simak bersama-sama.

Yang pertama adalah M, Moving Forward, seorang Motivator harus mampu berpikir jauh ke depan dan berorientasi kepada tujuan. Masa lalu hanya sebagai kaca spion atau bahan evaluasi untuk peningkatan pengembangan yang lebih baik kedepannya.

I, Integrity, sudah tidak bisa dipungkiri seorang Motivator wajib mempunyai integritas yang tinggi terhadap pekerjaan dan diri sendiri. Integritas artinya, berusaha sebaik mungkin melakukan apa yang diajarkan dan mengajarkan apa yang telah dilakukan. Walaupun pada saat kondisi pengajaran tertentu, integritas ini juga bisa berarti memiliki pemahaman dan wawasan yang mendalam tentang konteks yang dilatih atau diajarkan.

R, Respect Others, seorang Motivator harus memiliki mental berbagi dan respek kepada sesama. Seorang yang mempunyai respek yang tinggi, kesuksesannya pun akan signifikan.

A, Abundance, mempunyai mental berkelimpahan dan selalu bersyukur apa yang sudah dimiliki dan selalu berusaha untuk terus melipatgandakan keberlimpahannya. Sikap mental ini sangat penting, karena dengan terus bersyukur cara dan metode melatih dan mengajarnya semakin tajam.

C, Comitment, pilihan bagi seorang Motivator untuk terus berkarya dan konsisten terhadap karirnya adalah terus berkomitmen terhadap apa yang sudah dimulai. Komitmen yang digunakan adalah komitmen 100%. Bukan dibawah itu.

L, Learn and Grow, karena Motivator dituntut untuk terus Up to date, Motivator pun harus mau belajar, bertumbuh dan berkembang.

E, Entusiasm, seorang Motivator sejatinya harus memiliki semangat dan antusias yang lebih dibandingkan dengan yang lain.

Saya meyakini, profesi seorang Motivator merupakan sebuah profesi yang sangat mulia, dimana Motivator selain tidak hanya sekedar menyampaikan pesan yang baik, tetapi Motivator juga merupakan profesi yang dapat memberikan solusi tepat sasaran atas tantangan-tantangan yang ada disekitar kita.

Menjadi seorang Motivator, pada dasarnya tidak harus berpatokan pada sebuah teori, karena teori tanpa praktek hasilnya nihil. Teringat perkataan dari seorang artis dan pelawak yang sangat fenomenal di Indonesia, yaitu Tukul Arwana. Beliau selalu menyebutkan ‘Flying watch’, artinya jam terbang. Maknanya adalah bicara menjadi seorang Motivator adalah sering melakukan dan mempraktekkannya atau sering mengisi training-training motivasi. Kalau kita hanya berpatokan kepada teori saja, itu akan membuat kita sendiri menjadi kaku dan tidak bergantung terhadap kemampuan sendiri. Satu kunci yang harus selalu di kuasai oleh seorang Motivator, yaitu selalu lakukan yang terbaik, dan jadilah yang kreatif. 

Selain itu, mindset atau cara pandang seorang Motivator, adalah PRESTASI dan KARYA. Prestasi dan karya itu tidak harus melulu bicara tentang jumlah jam mengisi training motivasi. Tapi sudah berapa kali kah dia mengikuti training motivasi yang lain, sudah berapa banyakkah buku yang dia baca, sudah seringkah dia membuat materi-materi training. Dan sudah kah dia berkontribusi untuk perusahaan dimana dia bernaung.

So, bagi Anda yang ingin menjadi seorang Motivator. Milikilah sikap mental MIRACLE, Moving Forward, Integrity, Respect Other, Abundance, Comitment, Learn and Grow, Enthusiasm. Selamat bermental MIRACLE dan selamat berjuang menjadi motivator muda.