Pages Navigation Menu

10 Tips Menjadi Pembicara Terbaik

10 Tips Menjadi Pembicara Terbaik

Siapa yang tidak ingin menjadi pembicara terbaik serta memukau audience?

Saya yakin, setiap orang pasti menginginkannya. Dan saya setuju untuk menjadi pembicara terbaik dibutuhkan latihan berjam-jam secara konsisten dan komitmen, istilah yang disampaikan oleh Tukul Arwana seorang komedian sukses di Indonesia adalah ‘Flying Watch’ atau jam terbang.

Di artikel ini, Anda akan menyimak beberapa tips bagaimana menjadi pembicara terbaik. Siap?

Mari kita simak bersama-sama.

  1. Mantapkan kredibilitas Anda dan diri Anda sebagai “penguasa” dari topik pembicaraan. Yakinkan bahwa Anda menguasai topiknya. Jelaskan kepada pendengar mengapa mereka harus mendengarkan dan percaya kepada Anda. Lakukan ini dengan tidak lebih dari tiga kalimat.
  1. Persiapkan sebaik mungkin, karena Anda menghargai pendengar Anda. Dihati Anda terngiang-ngiang perkataan seperti ini, “Anda semua penting bagi Saya sehingga Saya memutuskan untuk meluangkan waktu mempersiapkan ini semua.” Jika memang situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk mempersiapkan dengan baik, jangan meminta maaf atas siap-tidaknya Anda. Karena pendengar selalu ingin mendapatkan yang terbaik dari Anda.
  1. Jika hal tak terduga terjadi, dan Anda merasa bingung, maka bingunglah, tapi jangan ceritakan kepada pendengar. Anda tidak akan mendapat simpati dari mereka, dan lagi-lagi, Anda akan terlihat tidak profesional.
  1. Jangan pernah, memulai pembicaraan dengan mengatakan bahwa Anda gugup, atau bahwa Anda belum pernah melakukan hal ini sebelumnya. Anda hanya akan menarik perhatian mereka ke hal-hal yang semestinya tidak Anda perlihatkan. Percayalah, pendengar Anda akan segera mulai mencari bukti-bukti untuk mendukung pernyataan Anda itu. Dan jika memang Anda gugup (pembicara profesional pun pernah mengalaminya) bernafaslah secara teratur dan buat tubuh Anda serileks mungkin. Cara yang lebih sederhana dengan meminum segelas air. Dan kala Anda meneguknya, Anda mungkin akan terlihat percaya diri.
  1. Antusiaslah sebelum Anda berbicara, bantu semangat Anda dengan membayangkan bahwa pendengar merasa puas dengan presentasi Anda. Cara yang paling mudah, bacalah lagi pesan-pesan dalam gadget Anda yang menyenangkan hati Anda.
  1. Perhatikan makanan Anda sebelum berbicara. Jangan makan sembarangan. Anda tentunya tidak mau kan ketika Anda sudah di panggung, suara Anda habis seketika?
  1. Berdirilah saat bicara. Ini, dengan segera membuat Anda merasa punya otoritas. Dan tentunya memancing energi Anda ketingkat yang paling optimal.
  1. Jika disediakan oleh panitia tempat duduk khusus untuk Anda, duduklah disana. Biar pendengar tahu, Anda lah pembicaranya. Ketahuilah bahwa kesan pertama sangat diperhitungkan. Dan Anda, tidak akan mendapat kesempatan kedua untuk melakukannya.
  1. Berinvestasilah untuk pakaian dengan warna yang paling cocok untuk Anda. Sepatu dengan jempol yang nongol menimbulkan kesan kurang profesional, usahakan menghindari kaus kaki dengan warna putih atau abu-abu. Serta Berpakaianlah yang sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan dan sesuaikan pula dengan pendengar yang akan mendengarkan. Jangan sampai Anda salah kostum (saltum). Mintalah informasi sedetail mungkin dari pihak yang mengundang Anda.
  1. Ingatlah bahwa pikiran utama pendengar Anda adalah “apa yang bisa saya ambil dari sini?” Berikan jawaban ini saat Anda memperkenalkan diri. Mereka akan menyorongkan badannya sampai ke pinggir kursi untuk mendengar Anda.