Pages Navigation Menu

Cara Membangun Kepercayaan Pelanggan

Cara Membangun Kepercayaan Pelanggan

Ada sebuah hukum tak tertulis di bumi ini yang ternyata tidak bisa diganggu gugat. Apa itu? ‘Tidak akan ada orang yang mau membeli sesuatu dari orang yang tidak mereka percayai.’ Yah hukum ini berlaku dimanapun dan kapanpun juga, karena dasar dari membeli sesuatu adalah kepercayaan. Jika Anda tidak percaya Anda ragu untuk membelinya kan?

Begitu juga dengan Pelanggan Anda. Mereka pun mematuhi hukum ini, mereka tidak akan membeli dari kita jika kita tidak dapat dipercayai oleh mereka. Sayangnya, kebanyakan penjual, selalu berfokus kepada produk yang ingin dijual. Tanpa mengindahkan kapabilitas diri kita dalam membangun kepercayaan kepada pelanggan. Tidak heran banyak pelanggan yang langsung menutup pintu mereka ketika seorang penjual mulai berusaha menjual sesuatu.

Kabar baiknya, membangun kepercayaan dalam hubungan bisnis adalah suatu hal yang mudah, asalkan diniatkan dengan sungguh-sungguh.

Betulkan seperti itu? Baiklah, silahkan Anda simak beberapa tips dibawah ini.

1. Jadilah diri sendiri dan Hargailah hubungan yang ada

Semua orang di dunia ini pasti pernah mengalami hal yang tidak menyenangkan dengan para penjual, dan banyak orang pernah menghindari salesman karena merasa dipermainkan. Jadi, daripada Anda berusaha untuk berpura-pura terlihat atau terdengar sebagai orang lain, akan lebih baik jika Anda tetap menjadi diri Anda sendiri apa adanya didepan prospek atau klien Anda.

Setelah Anda telah menjadi diri sendiri, berusahalah sekuat tenaga dan upaya menghargai hubungan yang ada atau sudah terjalin dengan klien Anda. Percayalah Jika Anda ingin orang-orang disekitar Anda menghargai hubungan yang tercipta dengan Anda, Anda harus benar-benar percaya bahwa membangun sebuah hubungan merupakan hal yang penting. Anda juga harus percaya bahwa sejujurnya Anda memiliki sesuatu yang berharga untuk ditawarkan dalam membangun hubungan tersebut.

 2. Selalu tertarik terhadap orang lain dan Berbincanglah dengan sungguh-sungguh

Orang-orang akan tertarik dengan mereka yang benar-benar menunjukan ketertarikannya terhadap orang tersebut. Rasa ingin tahu terhadap orang lain merupakan elemen yang krusial dalam membangun sebuah hubungan. Memiliki keinginan untuk lebih mengenal orang lain memberikan kesempatan kepada Anda untuk mempelajari hal baru dan menciptakan koneksi baru.

Menjadi pendengar yang baik adalah langkah kongkrit untuk membuat Anda tertarik dengan apa yang dibicarakan oleh rekan bisnis Anda serta membuktikan diri Anda bahwa Anda siap berbincang dengannya secara sungguh-sungguh. Ingatlah setiap pertemuan harus menjadi sebuah percakapan, bukan menjadi pidato penjualan Anda terhadap pelanggan. Saat Anda bertemu dengan pelanggan, luangkan lah waktu paling sediikit setengah dari waktu pembicaraan tersebut untuk mendengarkan pelanggan Anda. Tapi pastikan bahwa percakapan itu merupakan percakapan bisnis dan benar-benar mengarah ke masalah bisnis, bukan hanya sekedar percakapan biasa.

3. Jujurlah dan bersikap Konsisten

Kepercayaan muncul saat Anda berusaha menjual produk Anda dalam tujuan untuk membatu pelanggan, bukan sekedar mencari keuntungan. Ini kesalahan fatal para penjual pemula. Mereka tidak berfokus untuk membantu pelanggan. Jangan pernah takut untuk mengatakan bahwa produk Anda bukanlah produk yang tepat untuk pelanggan tersebut, tapi Anda juga harus mengemukakan keuntungan pelanggan tersebut jika berbisnis dengan Anda.

Selain itu kemampuan pelanggan untuk mempercayai Anda tergantung bagaimana pelanggan melihat sikap Anda, apakah Anda merupakan orang yang konsisten atau tidak. Ketika pelanggan bisa memprediksi dan melihat sikap Anda, mereka akan lebih mudah untuk mempercayai Anda.

4. Bersikaplah profesional

Pelanggan biasanya akan lebih mempercayai orang yang serius dengan apa yang mereka kerjakan, dan memiliki keinginan untuk memahami pekerjaan mereka secara mendalam. Dan yang terpenting mereka akan merasakan mana penjual yang mencintai pekerjaannya, mana yang tidak. Luangkanlah waktu setiap harinya untuk mempelajari lebih dalam tentang pelanggan Anda, industri yang sedang Anda jalani, dan tantangan-tantangan yang sering Anda hadapi.

Semoga keempat tips ini dapat menjadi solusi atau cara membangun kepercayaan pelanggan. Selamat praktek dan rasakan hasilnya.