Pages Navigation Menu

Pentingnya Delegasi dalam Organisasi

Pentingnya Delegasi dalam Organisasi

Anda seorang pengusaha, atau atasan yang memilki beberapa anak buat atau staff? Jika iya, apakah Anda sering mendelegasikan pekerjaan-pekerjaan Anda?

Apakah ada keraguan dalam hati Anda apakah pekerjaan yang Anda dapatkan dapat dikerjakan dengan baik oleh bawahan atau staff Anda?

Mari kita cek, apakah kita tipe pemimpin yang senang dan sering mendelegasikan pekerjaan, atau jarang mendelegasikan kerjaan ke anak buat atau staff Anda?

Dan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini saya kutip dari : Developing The Leaders Around You, karya : Jhon C. Maxwell.

Setelah Anda membaca satu demi satu pertanyaan-pertanyaan tersebut, silahkan jawab salah atau benar setiap pertanyaan yang ditanyakan, dan jawabannya silahkan dituliskan di sebuah kertas. Oke?

Dan semoga Anda lebih paham dan mengerti tentang pentingnya delegasi dalam organisasi.

Mari kita mulai!

 

  1. Selalu mendelegasikan kepada bawahan yang mempunyai pengalaman dengan tugas yang serupa?
  2. Orang yang anda beri pendelegasian harus punya informasi tentang tugas sebanyak mungkin.
  3. Kontrol harus dibina dalam tugas yang didelegasikan sejak awal.
  4. Dalam tugas yang didelegasikan, memonitor metode sama pentingnya dengan hasil yang diinginkan.
  5. Keputusan penting yang terlibat dalam tugas yang didelegasikan masih dipandang sebagai wewenang delegator.
  6. Selalu membuat tugas yang didelegasikan terasa seperti tantangan walaupun seandainya itu membosankan.
  7. Mendelegasikan berarti menugaskan pekerjaan.
  8. Jangan memberikan nasihat hetika mendelegasikan.
  9. Menggunakan prosedur dan sistem pertanggungjawaban yang sama dengan setiap bawahan ketika mendelegasikan untuk menghindari pilih kasih.
  10. Kalau seorang bawahan gagal dalam tugas, jangan mendelegasikan kepadanya lagi.

 

Jika Anda sudah menjawab semua pertanyaan-pertanyaan diatas, mari kita cocokkan jawaban Anda dengan jawaban dibawah ini!

  1. SALAH: Kalau Anda berulangkali mendelegasikan tugas yang serupa kepada orang yang sama, mereka tidak mendapatkan tambahan kesempatan untuk tumbuh. Ini juga membatasi bawahan yang kurang pengalaman yang memerlukan kesempatan untuk berkembang.
  2. BENAR: Semakin banyak informasi latar belakang yang anda berikan kepada orang yang akan melakukan tugas, semakin cepat dan semalin mudah proses pendelegasian bekerja. Bagi bawahan yang lebih berpengalaman, Anda mungkin bisa memberikan sedikit informasi dan kemudian memberi mereka gagasan tentang bagaimana cara mendapatkan informasi tambahan sendiri.
  3. BENAR: Kontrol bukan hanya membantu pencegahan bencana, itu juga memberi anda keyakinan diri untuk mendelegasikan.
  4. SALAH: Ini adalah salah satu jebakan yang paling umum bagi delegator yang kurang pengalaman. Hasil adalah segala-galanya. Menuntut orang lain menggunakan metode anda bisa mencekik inisiatif dan kreativitas yang diperlukan untuk pendelegasian yang sukses.
  5. SALAH: Ini kesalahan umum lainnya yang dilakukan delegator yang buruk. Bersama pendelegasian yang sesungguhnya datang hak dan tanggung jawab untuk membuat keputusan.
  6. SALAH: Ciri khas cacat tugas yang didelegasikan menyinggung perasaan bawahan. Dan ini mengurangi kepercayaan.
  7. SALAH: Pendelegasian yang sesungguhnya termasuk menyerahkan hak dan tanggung jawab untuk menetapkan apa pekerjaan yang harus dilakukan, bagaimana melakukan pendekatan kepada hal itu, dan siapa yang akan melakukannya.
  8. SALAH: Biarkan anak buah menangani tugas dengan cara mereka sendiri, tetapi beri nereka nasihat (dan wawasan) sebanyak-banyaknya sebagaimana Anda pikir mereka perlukan sebelum memulai. Buatlah diri anda terbuka untuk menjawab pertanyaan, tetapi jangan terus-menerus mengintip mereka atau memecahkan masalah. Belajar memecahkan masalah adalah bagian proses pengembangan.
  9. SALAH: Tugas berbeda-beda, dan demikian pula orang. Kesulitan tugas di samping pengalaman dan leahlian anak buah harus selalu diperhitungkan. Kalau anda mendelegasikan, sesuaikan sistem pertanggungjawaban agar pas dengan pendelegasian.
  10. SALAH: Jangan putus asa dengan seorang bawahan karena satu kegagalan. Mungkin hal itu disebabkan oleh keadaan yang berada diluar pengendalian orang itu. Kegagalan bahkan bisa merupakan akibat metode pendelegasian anda. Periksalah apa yang tidak beres dan apa sebabnya.

 

 

Mari kita memberi penilaian untuk semua pertanyaan-pertanyaan diatas! Beri satu poin dari setiap jawaban yang sesuai dengan kunci jawaban.

Jika Anda mendapatkan nilai

9-10     Anda delegator yang sangat ahli.

6-8       Anda mengetahui dasar-dasarnya, tetapi teruslah belajar untuk mendelegasikan.

< 6       Anda memiliki kelemahan yang serius dalam mendelegasikan pekerjaan Anda.

 

Semoga simulasi yang sudah sama-sama kita lakukan, dapat memberikan inspirasi dan dorongan semangat untuk menjadi seorang pemimpin yang hebat dan tentunya mengetahui pentingnya delegasi dalam organisasi. Selamat mencoba dan jadilah delegator yang ulung!

Silakan Bagikan Artikel IniShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageShare on LinkedInPin on Pinterest