Pages Navigation Menu

Menunjukkan Kepakaran Saat Berbicara di depan Umum

Menunjukkan Kepakaran Saat Berbicara di depan Umum

Menjadi seorang pakar atau ahli dibidangnya merupakan sebuah keharusan. Karena dengan menjadi pakar dan ahli, orang-orang sekeliling kita akan menjadi respek dan hormat kepada kita. Terlebih jika memang Anda dapat memulainya sedini mungkin.

Pada momen-momen tertentu, Anda mungkin baru pertama kali bertemu dengan audience atau pendengar Anda. Mereka belum mengenal Anda. Mungkin mereka pernah mendengar nama Anda. Apa yang mereka tahu, hanyalah “katanya” Anda adalah pakar. Mereka belum membuktikannya.

Nah, saran saya Anda tidak perlu menunda-nunda lagi. Pada kesempatan pertama Anda bisa berbicara kepada mereka, titipkanlah kepakaran Anda pada saat pembicaraan Anda. Anda berbicara, dan pada saat yang sama Anda mendemonstrasikan kepakaran Anda pada saat berbicara di depan umum.

Sebuah pertanyaan yang mengganggu dibenak Anda yang pasti ditanyakan kepada saya, “Bagaimana kalau kita memang belum ahli atau pakar di bidang saya, karena saya baru memulai untuk berproses. Apa yang harus saya lakukan ketika tampil didepan publik, agar publik setuju bahwa saya seorang pakar atau ahli?”

Pertanyaan yang sangat bagus. Mungkin pertanyaan ini mewakili Anda semua yang saat ini memang baru memulai melangkah meniti karir menjadi seorang pakar atau ahli. Betul begitu? Baiklah, melalui artikel ini saya akan jelaskan tips dan triknya bagaimana Anda dapat dikesankan oleh pendengar Anda, bahwa Anda adalah seorang yang pakar dan ahli dibidang Anda. Siap menyimak?

Tapi sebelum itu, ada satu hal yang sangat penting yang ingin saya beritahu kepada Anda. Ingatlah, cara-cara yang saya sampaikan tidak bisa menggantikan proses yang harus Anda jalankan untuk menjadi seorang pakar dan ahli. Karena konsep jam terbang tetap berlaku di dunia ini. Setuju yah?

Baiklah, inilah cara-caranya bagaimana menunjukkan kepakaran saat berbicara di depan umum :

GUNAKAN KALIMAT AKTIF

Arahkan audience Anda dengan kata-kata kerja. Fokuslah pada kata “lakukan” dan bukan “menjadi”. Gunakan kata-kata yang asli kata kerja, atau gunakan akhiran “lah” atau “kan” untuk mengubah suatu kata menjadi kata kerja. Pergilah, berangkatlah, berilah, jadilah, bangkitlah.

Contoh :

  • Saya meyakini Anda adalah orang yang sukses, maka dari itu. Bangkitlah sekarang juga, dan buktikan kepada dunia!
  • Seorang komunikator yang baik selalu bertekad untuk belajar. Jika ada seminar, pelatihan atau pembelajaran apapun yang dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi Anda, pergilah dan berangkatlah untuk belajar!
  • Sebagai manusia yang bermanfaat, berilah yang terbaik untuk hidup Anda dan jadilah yang terbaik diantara yang paling baik!

ARAHKAN AUDIENCE

Jika Anda yakin dengan pertanyaan Anda, hindari penggunaan kata-kata yang berimplikasi sebagai “saran” atau dengan menggunakan kata-kata semestinya, seharusnya, mungkin, sebenarnya.

Contoh :

Pernyataan : “Sebenarnya, Anda bisa memulai bisnis Anda sendiri.” Dapat Anda rubah menjadi : “Anda dapat memulai bisnis Anda sendiri sekarang juga.”

Pernyataan : “Mungkin mulai saat ini, Anda bisa mengejar mimpi-mimpi Anda.” Dapat Anda ubah menjadi : “Mulai saat ini,Kejarlah mimpi-mimpi Anda!”

Pernyaatan : “Seharusnya, jika Anda ingin meningkatkan karir Anda di pekerjaan Anda. Cobalah belajar komunikasi.” Dapat Anda ubah menjadi : “Anda ingin meningkatkan karir di pekerjaan Anda, kuasai komunikasi!”

Audience ingin Anda mengatakan apa yang mereka harus lakukan. Bukan yang seharusnya, sebaiknya, mungkin, dapat, semestinya, nanti dan sebagainya. Berdirilah. Dan berilah mereka arah.

BERI MEREKA YANG SPESIFIK SERTA MASUKKAN CONTOH

Jangan biasakan merekomendasi berbagai hal yang terlalu umum. Terlalu umum membuat Anda adalah orang yang baru belajar. Lanjutkan pernyataan umu Anda dengan dengan informasi-informasi yang lebih detail. Kesulitan mengembangkan topik ini Anda? Kuncinya ada di 5W dan 1H, What, Who, When, Where, Why dan How.

Sertakan success stories dalam pembicaraan Anda. Masukkan referensi dan kesaksian dari mereka yang telah sukses bersama Anda. Ini bisa membangun reputasi Anda sebagai pakar atau ahli di bidang apapun.

JANGAN TERLALU BANYAK – JANGAN TERLALU SEDIKIT

Ukurlah informasi yang hendak Anda sampaikan. Berikan secukupnya. Karena sesuatu yang pas itu sangat menarik dan menyenangkan. Tidak terlalu panjang, tidak terlalu pendek. Pertengahan adalah yang terbaik. Jika Anda merasa ada banyak poin yang ingin Anda sampaikan. Pilah dan pilihlah. Sisakan sebagian untuk sesi bicara berikutnya atau sisakan untuk jawaban-jawaban pada saat adanya sesi pertanyaan.

RAPI DAN TERORGANISIR

Buatlah informasi Anda rapi dan terorganisir dengan baik. Pahami tentang struktur, sampaikan dengan teratur. Latihan membuat sempurna. Lakukan tanpa terburu-buru. Pilihlah kata yang tepat, dan kalimat yang akurat.

Silakan Bagikan Artikel IniShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageShare on LinkedInPin on Pinterest