Pages Navigation Menu

Makna Di Balik Cerita

Makna Di Balik Cerita

Percayahkah Anda, selalu ada makna di balik cerita dari setiap kejadian yang menimpa diri kita?

Ya betul, selalu ada makna atau hikmah dibalik itu semua. Namun, syarat dan ketentuan pun berlaku. Asalkan kita dapat ikhlas, bersyukur, dan merenungi atas apa yang telah terjadi.

Lalu, kalau ada seseorang yang tidak dapat ikhlas dan mampu bersyukur dengan kondisi atau situasi yang terjadi apakah dia tidak dapat hikmah apapun? Ya betul sekali. Tapi orang ini dapat menjadi hikmah buat orang lain. Betulkan?

Kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan, dibalik semua itu ada rencana yang lebih indah yang Allah  berikan untuk kita.

Semua yang kita miliki akan dirasa berharga ketika kita sudah kehilangan semua itu. Sesuatu itu akan menjadi berharga ketika sesuatu itu sudah tidak ada di hadapan kita lagi. Belajar dari kehilangan, bahwa kita harus bersyukur atas semua yang kita miliki, impian, potensi kita, tubuh kita, benda-benda yang kita punya, dan masih banya lagi yang perlu kita syukuri. Sikap acuh, tak peduli, bahkan sering kita tak bersyukur dengan apa yang telah kita miliki. Tapi, apa yang terjadi ketika semua itu telah hilang dan tidak ada dihadapan kita lagi ?

  • Apakah kita harus menunggu dulu kehilangan benda yang kita sukai? baru kita mau merawat dan menjaganya.
  • Apakah kita harus menunggu dulu mata kita mengalami kebutaan? baru kita mensyukuri betapa berharganya mata kita.
  • Apakah kita harus menunggu dulu tangan kita terpotong? baru kita menyadari betapa sangat berharganya tangan kita.
  • Apakah kita harus menunggu dulu kehilangan impian kita? sebelum impian yang ada di pikiran kita itu hilang sebelum
  • Apakah kita harus menunggu dulu kehilangan potensi yang kita miliki karena kita tidak mau menggali potensi kita ?
  • Apakah kita harus kehilangan orang tua dulu ? baru kita minta maaf kepada mereka atas dosa – dosa yang kita lakukan kepada mereka yang telah mendidik, menjaga, dan mengasihi kita.
  • Apakah kita menunggu lupa, atas ilmu – ilmu yang sudah kita dapatkan, sebelum kita mengamalkannya, sebelum ilmu itu berdaya guna dan berkaryaguna ?

Apakah kita harus menunggu dulu kehilangan sesuatu baru kita menyadari bahwa semua itu berharga? Mari kita renungkan bersama! Layaknya lirik dari lagu D’Massiv “Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugrah . . .”

Bergegaslah kita sambut masa depan, jangan menunda kehilangan semua yang kita miliki. Impian, tuliskan impianmu sebelum impian itu hilang dimakan usia.

Kita dapat belajar dari kehilangan, tapi jangan sampai kita menunggu semua itu hilang. Semakin sering kita menunggu kehilangan semua itu, semakin lama dan jauh perjalanan kita menuju sebuah Kesuksesan. Go,,, Go,,, Go,,, berlarilah sebelum kita kehilangan kesempatan untuk berlari meraih impian kita.