Pages Navigation Menu

5 ciri orang yang berpikir positif

5 ciri orang yang berpikir positif

Bagaimana kabarnya hari ini, tentu luar Biasa bukan? Saya yakin kalau kita memulai hari dengan ucapan positif dan semangat yang tinggi, maka hari yang kita jalanin sangat indah. Banyak hal-hal yang tak terduga yang hadir di kehidupan kita, entah itu peluang, ilmu, kesempatan, dan lain sebagainya.

Skenario hari ini dimulai dari ucapan, pikiran, dan perasaan kita setiap pagi. Dan biasakan terus setiap pagi ungkapkan rasa syukur karena masih hidup serta menikmati indahnya dunia, dan betapa sayangnya orang-orang di sekeliling kita. Mereka sangat berharga. Jika tidak percaya, coba peluk mereka!

Dan saya meyakini jika Anda berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuan di bidang Anda serta dijalani denga berpikir positif tentunya, maka hidup Anda terasa lebih mudah dan menyenangkan.

Tapi, bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang ‘beredar’ di kepala kita, tak banyak orang yang tahu. Oleh karena itu, sebaiknya kita kenali saja dulu 5 ciri orang yang berpikir positif dan mulai mencoba meniru jalan pikirannya.

  1. Melihat masalah sebagai tantangan
    Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia. Maka sudah otomatis, hidupnya akan sesuai dengan apa yang dipikirkannya. Dan berpikir positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati.
  2. Terbuka untuk menerima saran dan ide
    Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik. Ya, saran dan ide adalah amunisi untuk Anda agar tetap semangat menjalani kehidupan ini.
  3. Mensyukuri apa yang dimilikinya
    Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya. Coba tanya diri Anda sendiri, apakah Anda sering mengeluh atau sering bersyukur? Coba cek status-status di media sosial Anda! Jika banyak keluhan, mulai saat ini dan seterusnya, mari kita rubah untuk mensyukuri segala hal yang terjadi dalam hidup kita. Siap?
  4. Tidak mendengarkan gosip yang tak berdasar
    Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada dasarnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif.
  5. Menggunakan bahasa positif
    Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti “Masalah itu pasti akan terselesaikan,” dan “Dia memang berbakat.” Adalah pilihan ucapan yang selalu didengungkan oleh para pemikir positif. Dan tentunya bahasa tubuh yang positif pun ikut mempengaruhi. Misalkan, senyum, berjalan dengan badan yang tegap, anggukan yang elegan, dan sebagainya.
Silakan Bagikan Artikel IniShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageShare on LinkedInPin on Pinterest