Pages Navigation Menu

Desain Komunikasi Visual

Desain Komunikasi Visual

Komunikasi Visual kini mulai terdengar di kalangan masyarakat awam. Akan tetapi definisinya malah melenceng dari biasanya. Desain komunikasi visual di identikan dengan tukang print atau tukang buat reklame atau baliho. Sehingga banyak orang memandang sebelah mata tentang dunia desain.

Memang tidak bisa dipungkiri, desain Komunikasi Visual identik dengan iklan, namun pernyataan ini juga tidak sepenuhnya benar karena iklan hanya salah satu sarana atau media yang dihasilkan oleh Desain Komunikasi Visual.

Melihat dari susunan kata desain komunikasi visual adalah rancangan untuk mengirimkan pesan atau informasi dalam bentuk visual yang dapat dinikmati oleh indera, mata, telinga, hidung, lidah dan kulit.

Secara fungsi desain komunikasi visual bertujuan untuk menginformasikan, mempengaruhi hingga merubah perilaku target pasar yang melihat sesuai dengan tujuan yang ingin diwujudkan. Bahasa yang dipakai olehnya adalah berbentuk grafis, tanda, simbol, dan ilustrasi.

Dalam perkembangan dunia global, kreatifitas manusia semakin berkembang, bentuk pesan yang disampaikan tidak hanya terbatas pada bentuk tulisan namun berkembang menjadi bentuk-bentuk yang lebih menarik dan komunikatif, seperti seni peran, seni pewayangan, seni musik, seni gambar, dan seni 3 dimensi.

Desain komunikasi visual kini telah menjadi profesi yang mulai di lirik masyarakat, bahkan tidak seperti sebelumnya yang agak ngejelimet serta membutuhkan banyak ahli dalam membuat desain komunikasi secara visual. Kini, peran tersebut dapat dikerjakan oleh siapa saja yang memiliki hobi dalam bidang tersebut, bahkan tak jarang desain komunikasi visual diperlombakan dalam ajang bergengsi di dunia lokal dan internasional.

Dalam perkembangannya, dunia telah mengakui bahwa  peran ini sangat dibutuhkan terutama untuk melengkapi pekerjaan dari agen periklanan, desain majalah dan surat kabar dalam menampilkan informasi-informasi yang berguna. Seseorang yang telah bergelut dalam desain komunikasi visual telah menjadi bagian dari kelompok dalam industri komunikasi dunia periklanan, penerbitan majalah dan surat kabar, pemasaran dan hubungan masyarakat.

Desain komunikasi visual berguna sebagai sarana identifikasi. Identifikasi disini yakni meliputi identitas suatu produk yang disampaikan. Jika identitas seseorang dapat dikenali dengan mudahnya, tentang siapa orang itu, dari mana asalnya, sejarah masa lalunya, sampai apa visi kedepannya. Demikian juga dengan suatu benda atau produk, jika mempunyai identitas akan dapat mencerminkan kualitas produk itu dan mudah dikenali, baik oleh produsennya maupun konsumennya. Dalam hal ini desain komunikasi visual berguna untuk mengiklankan produk sehingga dikenal masyarakat, bahkan laku tidaknya suatu produk pasti berawal dari penilaian terhadap desain komunikasi visual yang digunakan.

Desain komunikasi visual juga dapat dipakai sarana informasi dan instruksi. Sebagai sarana informasi dan instruksi, desain komunikasi visual bertujuan menunjukkan hubungan antara suatu hal dengan hal yang lain dalam petunjuk, arah, posisi dan skala; contohnya peta, diagram, simbol dan penunjuk arah. Informasi akan berguna apabila dikomunikasikan kepada orang yang tepat, pada waktu dan tempat yang tepat, dalam bentuk yang dapat dimengerti, dan dipresentasikan secara logis dan konsisten. Intinya desain komunikasi visual ini harus universal, harus di mengerti dan dipahami oleh semua kalangan.

Tujuan dari desain komunikasi visual yakni sebagai sarana promosi sebagai cara  untuk menyampaikan pesan, mendapatkan perhatian dan membuat pesan tersebut dapat diingat. Penggunaan gambar dan kata-kata yang diperlukan sangat sedikit, dan harus mempunyai satu makna dan mengesankan. Umumnya, untuk mencapai tujuan ini, maka gambar dan kata-kata yang digunakan bersifat persuasif dan menarik, karena tujuan akhirnya adalah menjual suatu produk atau jasa.