Pages Navigation Menu

Apa Manfaat Kebiasaan Disiplin

Apa Manfaat Kebiasaan Disiplin

Tentunya Anda sudah mengerti apa manfaat kebiasaan disiplin didalam kehidupan Anda, dan sepertinya artikel ini tidak membahas tentang manfaat hidup disiplin. Nah, yang menjadi persoalan adalah bagaimana memutuskan untuk membiasakan hidup disiplin. Betul?

Salah satu hambatan terbesar yang dihadapi orang dalam bertindak adalah kurangnya disiplin. Ini mungkin terjadi pada Anda. Anda punya banyak impian atau target yang ingin diraih, tapi kurang disiplin untuk meraihnya. Anda hanya semangat dan panas di awal. Tapi lama kelamaan Anda melupakan apa yang ingin diraih.

Ketika Anda jadi tak bergairah, malas dan hal-hal negatif  yang lain, Anda pun mulai merendahkan diri. Anda merasa tidak berguna karena tidak disiplin sehingga membawa lebih banyak kegagalan. Akhirnya Anda yakin bahwa Anda orangnya tidak disiplin. Sebuah pola yang bisa terjadi bagi siapapun kan?

Lalu bagaimana solusinya, Anda memutuskan rantai itu? ikuti 5 langkah ini, Anda lakukan untuk menjadi disiplin atau minimal lebih disiplin dari biasanya. Siap?

  1. Maafkan diri anda

Ingat, tak ada manusia di kolong bumi ini yang sempurna, tanpa cacat dan tanpa salah. Sadarlah bahwa menyakiti diri dengan mengatakan Anda tidak disiplin hanya akan memperburuk keadaan. Lepaskan beban tersebut. Rasa yang paling terkasihan adalah rasa rendah diri. Jika, Anda benar-benar ingin melepas masa lalu yang tidak memberdayakan Anda, mungkin hipnoterapi bisa jadi sebuah solusi.

  1. Disiplin datangnya dari motivasi

Perlu Anda ketahui, disiplin adalah sebuah konsep pengembangan diri. Coba pikir, orang-orang mengatakan disiplin adalah mendorong atau memaksa diri melakukan apa yang tidak ingin dilakukan. Tapi pertanyaannya, bagaimana Anda melakukannya? Semua itu membutuhkan motivasi. Tanpa motivasi, Anda sulit atau bahkan tidak mungkin mau melakukan sesuatu. Jadi, motivasi adalah konsep kuncinya. Motivasi adalah sesuatu yang bisa dikuasai.

  1. Tentukan keinginan dan ketakutan Anda

Apa motivasi Anda dalam mengejar impian atau meraih apa pun? Bagaimana Anda bisa tetap termotivasi meski banyak rintangan atau bahkan gagal berkali-kali? Jawabannya adalah menentukan apa keingingan terbesar Anda dan ketakutan apa jika Anda tidak meraihnya. Semakin jelas keingingan dan ketakutan tersebut, semakin termotivasi untuk disiplin lah Anda. Percaya? Jangan percaya dulu, lakukan dan nikmati hasilnya.

  1. Berpikirlah sederhana

Kadang disiplin itu sulit karena merasa apa yang ingin dikerjakan memang terasa sulit. Jadi berpikirlah lebih sederhana. Jangan memperumit keadaan. Contohnya, Anda merasa olahraga itu sulit? Kalau begitu, itu pasti karena Anda berpikir olahraga butuh waktu berjam-jam, capek, berkeringat dan lelah. Cobalah yang simpel dulu. Coba lakukan selama 5-10 saja. begitu terbiasa dan nyaman, tingkatkan sampai 20-30 menit. Begitu seterusnya sampai terbiasa, maka Anda sendiri takkan sadar bisa sedisiplin itu.

  1. Ulangi terus sampai terbiasa

Kadang, meski sudah berusaha untuk disiplin, Anda pasti pernah bolong juga. It’s OK. Jangan jadikan itu alasan buat menyerah dan mengatakan Anda tidak disiplin. Ini hanyalah alasan ilusi untuk menjadi malas kembali. Jangan sampai itu terjadi. Mulai lagi. Anda harus punya komitmen untuk melakukan apa yang ingin dilakukan. Katakanlah Anda akan melakukannya 30 hari tanpa bolong. Lakukan dengan komitmen sampai selesai, sampai terbiasa. Kalau sudah terbiasa, tak ada lagi yang namanya tidak disiplin.