Pages Navigation Menu

Solusi Susah Tidur Malam

Solusi Susah Tidur Malam

Beberapa kali kami menangani orang-orang yang terbilang memiliki masalah tentang insomnia, atau susah tidur. Bahkan mereka yang ingin di Hypnotherapy kepada kami, sering kali mengeluhkan masalah-masalah mereka yang tak kunjung selesai. Tapi sebelum itu mari kita simak apa itu insomnia? Dan bagaimana solusi susah tidur malam ini?

Kesulitan tidur atau insomnia adalah keluhan tentang kurangnya kualitas tidur yang disebabkan oleh satu dari; sulit memasuki tidur, sering terbangun malam kemudian kesulitan untuk kembali tidur, bangun terlalu pagi, dan tidur yang tidak nyenyak.

Insomnia tidak disebabkan oleh sedikitnya seseorang tidur, karena setiap orang memiliki jumlah jam tidur sendiri-sendiri. Tapi yang menjadi penekanan adalah akibat yang ditimbulkan oleh kurangnya tidur pada malam hari seperti kelelahan, kurang gairah, dan kesulitan berkonsentrasi ketika beraktivitas. Jadi fokusnya adalah efek yang ditimbulkannya yah.

Menurut National Institute of Health (1995) Insomnia atau gangguan sulit tidur dibagi menjadi tiga yaitu insomnia sementara (intermittent) terjadi bila gejala muncul dalam beberapa malam saja. Insomnia jangka pendek (transient) bila gejala muncul secara mendadak tidak sampai berhari-hari, kemudian insmonia kronis (Chronic) gejala susah tidur yang parah dan biasanya disebabkan oleh adanya gangguan kejiwaan.

Lalu apa penyebab-penyebabnya dari beberapa jenis insomnia diatas?

Penyebab insomnia sementara dan insomnia jangka pendek, antara lain stress, kebisingan, udara yang terlalu dingin atau terlalu panas, tidur tidak di tempat biasanya, berubahnya jadwal tidur dan efek samping dari obat-obatan. Sedangkan insomnia yang kronik disebabkan oleh beberapa faktor terutama secara fisik dan mental disorder.

Secara lebih rinci Soresso  membagi penyebab munculnya gangguan tidur menjadi 6 yaitu :

  1. Farmakologis, pemakaian obat-obatan
  2. Medis, misalnya sakit kepala, kesulitan bernafas
  3. Genetik, memiliki darah keturunan dari penderita insomnia yang parah
  4. Konsumsi tembakau atau alkohol
  5. Psikiatris, misalnya gangguan emosi, kecemasan, schizoprenia, somatoform
  6. Gangguan psikologis, setelah mengalami pengalaman traumatis, ditinggal orang yang dicintai dan frustrasi kesulitan mencoba untuk tidur.

Penyembuhan terhadap insomnia tergantung dari penyebab yang menimbulkan insomnia. Bila penyebabnya adalah kebiasaan yang salah atau lingkungan yang kurang kondusif untuk tidur maka terapi yang dilakukan adalah merubah kebiasaan dan lingkungannya.

Sedangkan untuk penyebab psikologis maka konseling dan terapi relaksasi dapat digunakan untuk mengurangi gangguan sulit tidur, terapi ini merupakan bentuk terapi psikologis yang mendasarkan pada teori-teori perilaku.

Relaksasi merupakan pengaktifan dari saraf parasimpatetis yang menstimulasi turunnya semua fungsi yang dinaikkan oleh sistem saraf simpatetis, dan menstimulasi naiknya semua fungsi yang diturunkan oleh saraf simpatetis.

Masing-masing saraf parasimpatetis dan simpatetis saling berpegaruh maka dengan bertambahnya salah satu aktivitas sistem yang satu akan menghambat atau menekan fungsi yang lain.

Ketika seseorang mengalami gangguan tidur maka ada ketegangan pada otak dan otot sehingga dengan mengaktifkan saraf parasimpatetis dengan teknik relaksasi maka secara otomatis ketegangan berkurang sehingga seseorang akan mudah untuk masuk ke kondisi tidur.

Berbagai macam bentuk relaksasi yang sudah ada adalah relaksasi otot, relaksasi kesadaran indera, relaksasi meditasi, yoga dan relaksasi hypnosis (Hypnotherapy)

Semoga informasi diatas dapat berguna bagi Anda yang mungki sekarang memiliki masalah insomnia.

Selamat relaksasi!