Pages Navigation Menu

Contoh Gangguan Psikologis yang bisa di tangani oleh Hypnotherapy

Contoh Gangguan Psikologis yang bisa di tangani oleh Hypnotherapy

Dalam beberapa kelas yang pernah kami ajar tentang hypnotherapy. Pun para pakar tentang ilmu ini berujar, bahwa sesungguhnya tidak semua penyakit bisa disembuhkan oleh Hypnotherapy.

Setidaknya ada 10 hal yang kiranya dengan ilmu dan pengalaman kami, contoh gangguan psikologis yang dapat disembuhkan oleh Hypnotherapy, dan ini memang berkaitan erat dengan masalah psikologis maupun psikosomatis. Apa saja itu?

  1. Menghukum Diri Sendiri. Pikiran Bawah Sadar seringkali melakukan tindakan menghukum diri sendiri untuk menghilangkan perasaan bersalah atau sebagai bentuk pengakuan / penebusan dosa agar diampuni. Perasaan bersalah inilah yang nanti dapat ditangani oleh beberapa teknik hypnosis.
  2. Pengalaman Traumatis. Pengalaman masa lalu yang sangat menyakitkan mempunyai pengaruh yang sangat kuat dan bertahan lama. Pengalaman traumatis sering menimbulkan trauma, fobia atau kecemasan yang berkepanjangan. Beberapa kasus yang kami tangani memang sebagian besar dari pengalaman traumatis ini.
  3. Konflik Internal. Konflik internal muncul karena setidak-tidaknya ada dua bagian dari diri seseorang yang saling bertentangan. Tujuan kedua bagian ini sebenarnya sama-sama baik, tetapi disaat yang sama tujuannya pun bertolak belakang. Contohnya adalah seorang wanita yang selalu sakit kepala pada akhir pekan. Ternyata dia mengalami konflik internal. Pikiran Sadarnya ingin terus bekerja untuk menambah penghasilan, sementara Bawah Sadarnya ingin istirahat dan berlibur.
  4. Masalah Yang Belum Terselesaikan. Masalah pikiran dan perasaan yang belum terselesaikan dan kemudian ditekan (tidak pernah diungkapkan atau dilepaskan) akan muncul dalam bentuk gejala fisik atau penyakit fisik. Gejala fisik yang timbul merupakan cara Pikiran Bawah Sadar untuk mendapatkan perhatian pikiran sadar. Gangguan semacam ini sering disebut psikosomatis.
  5. Salah Pelampiasan. Masalah sering terjadi ketika seseorang mengalami suatu emosi negatif (marah, benci, menyesal, kecewa, dendam, takut, cemas, dsb) namun dia tidak mendapatkan pelampiasan yang tetap. Misalnya seseorang menjadi banyak makan (akhirnya obesitas) karena stress atau sering merasa kecewa pada seseorang. Beberapa kasus tentang hal ini cukup banyak, dan Alhamdulillah beberapa praktisi sepakat, hypnotherapy dapat menangani hal ini.
  6. Banyak orang sebenarnya tidak punya masalah. Namun karena dia mengidentifikasikan dirinya dengan figur lain, maka dia merasa kurang lengkap. Mengidentifikasi diri sendiri dengan seseorang yang dikagumi, ingin ditiru, atau sosok diri ideal yang didambakannya, akan menyebabkan rasa kurang lengkap pada diri sendiri. Dan rasa kurang lengkap ini menyebabkan rasa tidak percaya diri atau merasa tidak sempurna.
  7. Keyakinan Yang Salah. Seseorang bisa memiliki keyakinan yang kurang tepat karena terprogram oleh lingkungannya dan diperkuat oleh pengalaman hidup yang dijalaninya. Contohnya: Seseorang yang percaya bahwa dirinya ditakdirkan untuk hidup miskin, maka keyakinan itu akan membatasi dia untuk memiliki kehidupan berkelimpahan. Tidak peduli seberapa berat dia berusaha, selama Pikiran Bawah Sadarnya meyakini bahwa takdirnya adalah miskin, maka Pikiran Bawah Sadarnya akan menggagalkan semua usaha yang dilakukan untuk menjadi berkelimpahan.
  8. Persepsi Yang Keliru. Persepsi adalah cara kita memandang segala sesuatu di sekitar kita. Banyak sekali masalah psikologis terjadi karena seseorang salah dalam mempersepsikan sesuatu. Mengubah persepsi adalah cara yang paling cepat untuk merubah berbagai macam masalah psikologis, terutama masalah yang berkaitan dengan perasaan (sedih, kecewa, sakit hati, marah). Dengan mengubah sudut pandang dan beberapa teknik hypnotherapy, masalah ini dapat diatasi.
  9. Kebiasaan Yang Dikaitkan Dengan Kenikmatan. Kebiasaan berasal dari tindakan sadar yang diulang-ulang sehingga menjadi sebuah pola perilaku otomatis yang dijalankan oleh Pikiran Bawah Sadar. Kecanduan dan kebiasaan buruk seperti merokok, alkoholik, dan sophaholic sulit dihilangkan dengan cara menahan keinginan karena Pikiran Bawah Sadar mengkaitkan hal-hal tersebut dengan kenikmatan. Beberapa pakar ada yang menyebutnya dengan terapi kebiasaan.
  10. Pengaruh Lingkungan. Cara berpikir manusia merupakan hasil dari pemrograman oleh lingkungannya. Masalah-masalah psikologis yang dialami seseorang seringkali disebabkan oleh pengaruh lingkungan atau orang-orang yang ikut andil dalam perjalanan hidup seseorang. Pemrograman oleh lingkungan ini sering disebut dengan istilah Environmental Hypnosis.
Silakan Bagikan Artikel IniShare on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Print this pageShare on LinkedInPin on Pinterest